KEMANTREN UMBULHARJO KUKUHKAN  PENGURUS RT DAN RW  MASA BHAKTI  2022-2024

Kamis (25/11/2021) Kemantren Umbulharjo Kota Yogyakarta menggelar pengukuhan Ketua Rukun Tetangga dan Rukun Warga (RT/RW) periode 2022 - 2024, sebanyak 87 RW dan 343 RT yang mengikuti pengukuhan pengurus ketua secara luring di Kemantren Umbulharjo dan daring di 7 kelurahan setempat yakni Semaki, Muja Muju, Warungboto, Pandeyan, Tahunan, Sorosutan dan Giwangan.

Umbulharjo menjadi kemantren pertama dan tercepat dari Kemantren se Kota Yogyakarta yang telah menuntaskan pemilihan dan pengukuhan Ketua RT/RW di Kota Yogyakarta. Beberapa mekanisme pemilihan RT/RW di wilayahnya baik pemungutan secara langsung, dilakukan secara keliling dari rumah kerumah, ataupun bermufaat dalam menentukan ketua RT/RWnya dan semua proses pemilihan RT/RW sudah sesuai ketentuan yang berlaku , berhasilan Kemantren Umbulharjo bisa melaksanakan pemilihan dan pengukuhan RT/RW secara cepat karena antusiasme masyarakat didukung panitia, kelurahan dan kemantren.

“Kami ucapkan terima kasih kepada pengurus karena Kemantren Umbulharjo bisa melaksanakan pemilihan dan pengukuhan RT/RW secara cepat. Bahkan tercepat di Kota Yogyakarta, meskipun Umbulharjo memiliki RT/RW terbanyak,” kata Mantri Pamong Praja Umbulharjo Rajwan Taufiq.

Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi Heroe Poerwadi secara langsung mengucapkan selamat kepada Ketua RT/RW periode 2022-2024 yang telah dipilih masyarakat dan ucapan terimakasih kepada Ketua RT/RW periode sebelumnya yang memberikan dharma bakti di masyarakat.

Pengurus baru harapannya segera menyesuaikan kondisi pandemi karena tugas pertama adalah mengaktifkan posko pada saat perayaan Natal dan Tahun Baru, dalam posko tersebut tugas RT/RW adalah mencatat orang keluar masuk dan memantau perkembangan yang ada di wilayah dengan harapan tidak ada pertumbuhan kasus. Pihaknya berpesan agar ketua RT/RW memantau kondisi lingkungan masing- masingIni yang sudah ada dalam instruksi Menteri Dalam Negeri,” imbuh Heroe.

Heroe menjelaskan untuk pembangunan tahun 2023 sudah tidak ada rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) karena Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti dan dirinya akan mengakhiri masa jabatan pada Mei 2022. Namun demikian sudah disiapkan master plan kelurahan yang berisi perencanaan pembangunan terintegrasi di kelurahan untuk tahun 2023- 2024 untuk pegangan perencanaan pembangunan saat RPJMD belum ada, pungkasnya